“Ini menunjukkan bahwa Bapak Presiden sangat terbuka untuk berdiskusi, bahkan terhadap isu-isu strategis dan sensitif,”
tegasnya.
Namun begitu, ada satu pernyataan politik yang cukup mencolok dari Said Didu pascapertemuan. Ia menyatakan sikapnya akan beroposisi. Tapi bukan terhadap pemerintah. Oposisinya ditujukan kepada kelompok-kelompok yang dianggapnya menghalangi agenda pengembalian kedaulatan di berbagai bidang politik, ekonomi, hukum, sumber daya alam, dan wilayah yang katanya telah direbut oleh oligarki.
“Kami akan beroposisi kepada pihak-pihak yang menghalangi agenda pengembalian kedaulatan negara dan rakyat,”
jelasnya.
Di akhir perbincangan, Said Didu menyampaikan apresiasi. Ia berterima kasih atas kesediaan Presiden Prabowo untuk menerima dan berdialog secara terbuka.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas penerimaannya dan kesediaannya berdiskusi dengan kami,”
tutupnya.
Artikel Terkait
Bournemouth Tahan Imbang Manchester United 2-2 dalam Drama Gol Bunuh Diri dan Kartu Merah
Tewas di Tepi Sungai Lasolo, Abdul Kahar Muzakkar Akhiri Pemberontakan 12 Tahun
Napoli Amankan Kemenangan Tipis 1-0 atas Cagliari Berkat Gol Kilat McTominay
Luka Doncic Cetak 60 Poin, Bawa Lakers dan Momentum ke Level Baru