Liam Conejo Ramos akhirnya bebas. Bocah lima tahun itu, bersama ayahnya, Adrian Alexander Conejo Arias, telah dibebaskan dari Pusat Residensial Keluarga Texas Selatan di Dilley. Kabar ini datang dari anggota Kongres AS asal Texas, Joaquin Castro, seorang politikus Demokrat yang mengikuti kasus ini.
Mereka berdua sudah dipulangkan ke Minneapolis. Menurut Castro, proses pembebasan itu sendiri sudah selesai.
Penahanan selama sepuluh hari itu, yang lokasinya ratusan mil jauhnya dari rumah mereka, sempat memicu gelombang protes. Suasana marah pun menyebar secara nasional. Di sisi lain, Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) bersikukuh dengan pernyataannya bahwa ICE tidak pernah menargetkan atau sengaja menangkap anak-anak.
Narasi resmi dari pemerintahan Trump agak berbeda. Mereka berusaha membenarkan tindakan itu dengan alasan bahwa ayah Liam diduga mencoba kabur dari petugas imigrasi, sehingga penahanan pun dilakukan. Namun begitu, seorang hakim federal akhirnya turun tangan. Pada Sabtu (31/1), dia memerintahkan pembebasan keduanya “sesegera mungkin”.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Gaza Diterjang Bom, Anggota DPR Soroti Pelanggaran Israel
Pencarian 9 Hari di Bandung Barat: 74 Korban Longsor Ditemukan, 6 Masih Hilang
Khamenei Peringatkan AS: Serangan ke Iran Bisa Picu Perang Regional
Asap Jingga di Cilegon Bikin Heboh, Ternyata Cuma Reaksi Kimia