Demikian tegas anggota DPR Leila de Lima, yang mendukung salah satu pengaduan. Menurutnya, dokumen terbaru ini lebih ringkas, tapi berdasar pada tuduhan yang sama dengan laporan sebelumnya.
Inti masalahnya ada di angka sekitar 10 juta dolar AS. Itulah nilai pengeluaran yang dianggap tak jelas asal-usulnya selama Sara memimpin kementerian pendidikan.
Prosesnya panjang. Jika DPR meloloskan, kasus akan berlanjut ke Senat untuk diadili. Vonis bersalah bisa berujung pada pencopotan jabatan dan larangan seumur hidup dari dunia politik. Aturan mainnya memang begitu.
Sebenarnya, upaya tahun lalu sempat lolos di DPR. Tapi kemudian mentah lagi. Mahkamah Agung memutuskan proses itu melanggar aturan konstitusi, yang melarang lebih dari satu pengaduan impeachment dalam setahun. Putusan itu bahkan baru ditegaskan ulang pekan lalu.
Di sisi lain, tim kuasa hukum Sara Duterte tampaknya tak gentar. Mereka menyambut pengaduan terbaru ini dengan sikap tenang, bahkan yakin seluruh tuduhan akan terbukti tak berdasar. Pertarungan politik tingkat tinggi ini masih akan berlanjut.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Beberkan Alasan Kliennya Ditahan dalam Kasus Penganiayaan di Acara Maulid Tangerang
MK Tegaskan Independensi BPKN dalam Putusan Terbaru
Badan Gizi Nasional Siap Berlakukan Sistem Akreditasi untuk Ribuan SPPG
Kesalehan di Era Digital: Antara Dakwah dan Pertunjukan Visual