Dia juga tak lupa mengimbau para calon penumpang. Menjaga kesehatan sebelum terbang dan memantau perkembangan informasi soal virus ini sangat penting. Ini demi keamanan bersama, bukan cuma untuk diri sendiri.
Lalu, apa sebenarnya Virus Nipah ini? Bukan penyakit baru. Wabah pertama tercatat di Malaysia, tepatnya di sebuah desa di Sungai Nipah, antara tahun 1998 dan 1999. Wabah itu bahkan merembet sampai Singapura. Virus yang termasuk dalam genus Henipavirus ini diketahui menular dari hewan ke manusia, dengan kelelawar buah sebagai inang alamiahnya.
Memang, hingga detik ini belum ada kasus konfirmasi pada manusia di Indonesia. Namun begitu, beberapa penelitian sudah menemukan jejak virus ini pada kelelawar buah lokal. Fakta itu saja sudah cukup menjadi alasan untuk tidak lengah. Kewaspadaan di pintu masuk seperti bandara, jadi langkah yang logis dan perlu.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 3,05%, Analis Soroti Support Kunci yang Jebol
Mentan Amran Gelar Ramadan Tanpa Sekat, Bagikan Bantuan ke 500 Penerima
DPR Dorong Sekolah Siapkan Guru Hadapi Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Penyiraman Aktivis KontraS