Misi penyelamatan yang dilakukan Damkar Kota Semarang ternyata tidak mudah. Bayangkan saja, FS memiliki berat badan sekitar 100 kilogram dan dalam kondisi yang sangat panik. Ia memberontak, bahkan sempat memukul salah satu petugas yang berusaha menolongnya dari bawah.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran, Ade Bhakti, menggambarkan situasi saat itu dengan jelas.
"Kita sudah coba bujuk dari atas, keluarga juga. Petugas yang turun malah kena pukul. Korban sama sekali tidak kooperatif," ungkap Ade.
Waktu terus bergulir. Hampir tujuh jam mereka berjuang. Hingga akhirnya, sebuah metode ekstrem diputuskan menjelang malam.
"Kita pasangkan pelampung dan tali pada korban. Lalu, sumur kita isi air dengan menggunakan dua mobil pemadam. Perlahan, air mendorongnya naik ke permukaan," kata Ade menjelaskan taktik akhir yang berhasil.
FS akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat. Meski lelah dan penuh drama, rencana awal tetap berjalan. Remaja itu kemudian dibawa ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan perawatan yang ia butuhkan. Sebuah penyelamatan panjang yang berakhir dengan napas lega.
Artikel Terkait
Iran Tegaskan: Tetangga yang Bantu AS Akan Dianggap Musuh
Sumeleh: Seni Meletakkan Beban di Era yang Tak Pernah Berhenti Berdering
Delapan WNA China Ditahan di Cirebon, Bekerja Pakai Visa Wisata
Tenaga Kesehatan di Lumajang Ketahuan Selundupkan 240 Pil Koplo Lewat Organ Intim