Misi penyelamatan yang dilakukan Damkar Kota Semarang ternyata tidak mudah. Bayangkan saja, FS memiliki berat badan sekitar 100 kilogram dan dalam kondisi yang sangat panik. Ia memberontak, bahkan sempat memukul salah satu petugas yang berusaha menolongnya dari bawah.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran, Ade Bhakti, menggambarkan situasi saat itu dengan jelas.
"Kita sudah coba bujuk dari atas, keluarga juga. Petugas yang turun malah kena pukul. Korban sama sekali tidak kooperatif," ungkap Ade.
Waktu terus bergulir. Hampir tujuh jam mereka berjuang. Hingga akhirnya, sebuah metode ekstrem diputuskan menjelang malam.
"Kita pasangkan pelampung dan tali pada korban. Lalu, sumur kita isi air dengan menggunakan dua mobil pemadam. Perlahan, air mendorongnya naik ke permukaan," kata Ade menjelaskan taktik akhir yang berhasil.
FS akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat. Meski lelah dan penuh drama, rencana awal tetap berjalan. Remaja itu kemudian dibawa ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan perawatan yang ia butuhkan. Sebuah penyelamatan panjang yang berakhir dengan napas lega.
Artikel Terkait
DPR Dorong Sekolah Siapkan Guru Hadapi Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Penyiraman Aktivis KontraS
Cak Imin Prihatin, Bupati Cilacap Tersangka KPK Diduga Targetkan Dana Rp750 Juta
Andrea Kimi Antonelli Raih Kemenangan Perdana F1 di Shanghai, Mercedes Dominasi Podium