Setidaknya dua puluh orang diamankan oleh aparat Iran di wilayah barat laut negara itu. Mereka dicurigai berkolaborasi dengan Israel. Penangkapan ini terjadi lebih dari dua pekan setelah konflik di Timur Tengah kembali memanas.
Menurut kantor berita Fars yang mengutip pernyataan jaksa provinsi Hossein Majidi, para tersangka itu tertangkap tangan saat mengirimkan data sensitif.
"Dua puluh orang ditangkap dan ditahan setelah mereka ditemukan mengirimkan detail lokasi militer, penegak hukum, dan keamanan kepada musuh Zionis," ujarnya.
Penggerebekan ini berlangsung di Provinsi Azerbaijan Barat, menyasar sebuah jaringan yang diduga terkait Israel. AFP melaporkan hal itu pada Minggu (15/3/2026).
Sejak perang pecah, pihak berwenang Iran memang gencar melakukan operasi serupa. Ratusan orang telah dibekuk dalam beberapa hari terakhir dengan tuduhan bekerja sama tidak hanya dengan Israel, tapi juga Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Kekerasan dan Kembali ke Dialog di Timur Tengah
NTT Data Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi Perusahaan
Gejolak Global dan Momentum Indonesia Menuju Kekuatan Ekonomi Mandiri
UEFA Batalkan Finalissima 2026, Duel Spanyol vs Argentina Batal Digelar