Pagi itu, tepat pukul 08.20 WIB, bumi Pacitan kembali berguncang. Gempa dengan kekuatan 5,5 magnitudo mengguncang wilayah Jawa Timur, Selasa (27/1). Getarannya ternyata tak hanya dirasakan di Pacitan, tapi merambat jauh hingga ke sejumlah kota lain.
Menurut analisis BMKG, pusat gempa berada di darat, sekitar 24 kilometer arah tenggara Pacitan. Kedalamannya cukup signifikan, mencapai 122 kilometer di bawah permukaan tanah dengan koordinat 8,18° LS dan 111,33° BT.
Dampaknya langsung terasa. Dari laporan yang berhasil dihimpun, getaran kuat dirasakan warga mulai dari Malang hingga Semarang. Sayangnya, guncangan itu meninggalkan jejak kerusakan di beberapa titik.
Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Malang menjadi wilayah yang cukup terdampak. Beberapa fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan. Bahkan, ada korban jiwa yang berjatuhan, meski untungnya hanya luka-luka.
Tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan setelah tertimpa reruntuhan bangunan. Tim penanganan darurat pun langsung bergerak.
“TRC PB BPBD Kabupaten Trenggalek melakukan penanganan di lokasi kejadian dan membawa korban luka ke Puskesmas Dongko,” jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno, Selasa (27/1).
“TRC PB BPBD Kabupaten Malang melakukan assessment di lokasi terdampak,” tambahnya.
Artikel Terkait
Di Balik Pencabutan Izin Pasca Banjir: Wartawan Senior Pertanyakan Agenda Terselubung
Ombak Tiga Meter, Nelayan Semarang Terjepit Antara Risiko dan Isi Perut
Tegang di Selat Taiwan, PM Jepang Ingatkan Aliansi dengan AS Bisa Runtuh
Komisi Yudisial Desak Tambahan Anggaran dan Revisi UU di Hadapan DPR