Patroli rutin di perairan Kendari berubah jadi pengungkapan kasus Minggu lalu. Personel Kapal Polisi Tekukur–5010, yang sedang berjaga di area Labuh Jangkar Bungkutoko, tiba-tiba mendapat laporan mencurigakan dari warga. Intinya, ada indikasi pengangkutan satwa langka.
Mereka pun segera bergerak. Beberapa kapal yang berlabuh di sana diperiksa satu per satu. Hasilnya? Tak sia-sia.
Komandan KP Tekukur–5010, Kompol Suryo Pandowo, menjelaskan kronologinya.
"Kami dapat info dari masyarakat soal dugaan ini. Langsung kami tindaklanjuti dengan pemeriksaan di sekitar Bungkutoko," ujarnya.
Pemeriksaan itu membawa mereka ke KM. Bintang Permai. Dan di dalam palka kapal, pemandangan yang memilukan terungkap: ratusan burung dilindungi ditumpuk begitu saja, tanpa ada dokumen sah yang menyertai.
"Ditemukan ratusan ekor burung dilindungi di palka, tanpa dokumen," sambung Suryo, menegaskan temuan tersebut.
Artikel Terkait
Pegawai Bulog Tewas Dibacok di Tulang Bawang, Dua Pelaku Diburu Polisi
Presiden Prabowo Minta Pejabat Tak Gelar Open House Mewah Menjelang Lebaran 2026
Tim Hukum RRT Bubar, Roy Suryo dan Tifa Bentuk Advokat Baru Troya
DPRD Sulsel Desak Pemprov Segera Bayar Sisa Rp18 Miliar Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang