Isu ijazah Jokowi kembali memanas. Rocky Gerung, pengamat politik yang kerap bersuara lantang, menyebut mantan presiden itu tampak gelisah. Pemicunya? Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memberikan salinan dokumen ijazahnya kepada Roy Suryo dan kawan-kawan untuk dianalisis lebih lanjut.
“Fokus politik publik sekarang adalah menunggu kepastian dari teman-teman Roy Suryo CS untuk membuktikan kepalsuan dari ijazah Pak Jokowi,” ujar Gerung.
Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah wawancara dengan wartawan senior Hersubeno Arief, yang diunggah di kanal YouTube-nya pada Selasa pagi, 27 Januari 2026.
Menurut Rocky, kelompok Roy Suryo tak main-main. Mereka kemungkinan akan melibatkan laboratorium forensik independen untuk menguji keaslian salinan ijazah tersebut. Di matanya, pendekatan mereka menunjukkan metodologi yang makin kuat. Sementara itu, para pendukung Jokowi dinilainya hanya mengandalkan klaim dan keyakinan belaka, tanpa disertai bukti ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan.
Di sisi lain, Rocky tak segan menyoroti tim komunikasi Jokowi. Kritiknya pedas.
“Komunikator politik Pak Jokowi itu dangkal semua, sehingga orang menganggap bahwa kalian ini buzzer-buzzer Pak Jokowi,” katanya.
Ia punya saran: Jokowi perlu “detoksifikasi”. Maksudnya, menjauhi para buzzer yang justru dianggap menjerumuskan karena ketidakmampuan berkomunikasi dan kedangkalan analisisnya. “Sayang sekali kalau komunitas yang dipelihara Pak Jokowi itu datang dari komunitas yang kurang berpikir,” tambah Rocky.
Soal pernyataan pengacara Jokowi, Yakub Hasibuan, yang mengkhawatirkan kekacauan jika semua pejabat dimintai ijazah, Rocky hanya geleng-geleng. Ia menyebutnya “argumen yang tidak masuk akal.”
Artikel Terkait
IKA Unhas Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Barombong
Mantan Kekasih Diamankan Diduga Tewaskan Mahasiswi di Dumai
Ketua Komisi VIII Tak Sadar Ada Upaya Pengkondisian Pansus Haji oleh Yaqut
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D