Ceritanya begini. Ada seorang kenalan yang ngajak ketemuan di Starbucks. Saya tolak, dengan alasan sederhana: saya lagi ikutan boikot. Reaksinya? Malah dikatain. Katanya, tindakan saya itu nggak bakal ngaruh apa-apa.
Nah, di situ saya balas. Saya ingetin dia, yang notabene seorang muslim, tentang kisah semut di zaman Nabi Ibrahim.
Sejak pesan itu dikirim, diam. Nggak ada balasan lagi di WhatsApp. Mungkin lagi mikir, atau mungkin juga kesel. Entahlah.
Artikel Terkait
Rapat Paripurna DPR Diawali Duka, Agenda Fit and Proper Test Tetap Berjalan
Video Sok Imut TikTok Heboh, Klaim Versi 35 Menit Picu Buruan Netizen
Rocky Gerung Soroti Gelagat Jokowi Usai KPU Serahkan Salinan Ijazah ke Roy Suryo
Dua Jenderal Puncak China Diselidiki, Guncang Pucuk Pimpinan Militer