Cerita singkat ini diunggah oleh Zakka Fauzan, atau yang dikenal sebagai @zakkafm di platform media sosial. Unggahannya disertai beberapa tangkapan layar yang menunjukkan berbagai poster dan ajakan untuk bergabung dalam gerakan boikot. Ada yang menampilkan logo Starbucks yang disensor, ada pula ajakan langsung untuk tidak membeli produk-produk tertentu.
Gambar-gambarnya sendiri cukup bervariasi. Satu gambar menunjukkan statistik atau infografis, sementara yang lain lebih bersifat ajakan visual. Intinya sama: mengajak orang untuk sadar dan mengambil sikap.
Jadi, begitulah. Percakapan singkat yang berakhir dengan keheningan, tapi cukup mewakili perdebatan yang lebih besar di luar sana. Soal efektif atau tidak, itu urusan nanti. Yang jelas, bagi sebagian orang, berdiam diri bukanlah sebuah pilihan.
Artikel Terkait
Rapat Paripurna DPR Diawali Duka, Agenda Fit and Proper Test Tetap Berjalan
Video Sok Imut TikTok Heboh, Klaim Versi 35 Menit Picu Buruan Netizen
Rocky Gerung Soroti Gelagat Jokowi Usai KPU Serahkan Salinan Ijazah ke Roy Suryo
Dua Jenderal Puncak China Diselidiki, Guncang Pucuk Pimpinan Militer