Gedung Putih akhirnya angkat bicara. Kasusnya? Penembakan yang dilakukan oleh agen imigrasi federal di Minneapolis, yang menewaskan Alex Pretti, seorang perawat ICU berusia 37 tahun. Suasana di kota itu masih tegang.
Ini sudah yang kedua kalinya dalam sebulan, warga Minnesota tewas dalam insiden serupa. Nggak heran, kemarahan publik langsung meluap.
Presiden Donald Trump, lewat pernyataannya, menyatakan dia tidak ingin melihat orang terluka atau terbunuh di jalan-jalan Amerika. Namun begitu, nada dari sekretaris persnya justru berbeda.
Karoline Leavitt, juru bicara Gedung Putih itu, secara tegas menyalahkan Partai Demokrat.
Artikel Terkait
Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Dipolisikan ke Polda Metro Jaya
Digitalisasi Tanpa Jiwa: Ketika Teknologi Maju, Manusia Tertinggal
Hidayat Nur Wahid Ingatkan Pemerintah: Ikut Dewan Perdamaian Trump Jangan Abaikan Konstitusi dan Palestina
Polri Buka Dapur Umum MBG: Solusi atau Tabrakan Kepentingan?