Untuk memastikan semua berjalan optimal, Kemendagri tak main-main. Mereka membentuk posko pemantauan.
“Ada posko di sini yang monitor, pos komandonya di Kemendagri, dan ada satu posko lagi di Aceh,” jelas Tito.
Meskipun pusat komando ada di Jakarta, di daerah juga tak ketinggalan. Menurutnya, Medan di Sumatera Utara dan wilayah Sumatera Barat juga membentuk posko tingkat provinsi masing-masing.
Intinya, seluruh upaya ini dirancang agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi terutama di bidang pendidikan dan pelayanan publik bisa efektif dan berkelanjutan. Dampaknya harus langsung terasa oleh masyarakat yang paling membutuhkan. Itulah target utamanya.
Artikel Terkait
Dua Kelarga Berdamai, Kasus Penganiayaan Anak di Warung Kelontong Ditutup
Uang Haram Sertifikasi K3 Dijadikan Uang Saku Pejabat Kemnaker
KPK Selidiki Gus Alex, Diduga Jadi Pipa Aliran Dana Travel Haji ke Kemenag
Menteri Lingkungan Hidup Bongkar Lubang Korupsi di Balik Gunungan Sampah