Fraksi PKS pun tak mau ketinggalan. Melalui Habib Aboe Bakar Al Habsyi, mereka menolak mentah-mentah wacana tersebut. PKS berjanji akan terus mendukung Polri agar tetap independen dan berkobar di bawah komando langsung Presiden.
Lantas, dari mana sebenarnya wacana ini bermula? Rupanya, anginnya sudah bertiup sejak akhir tahun lalu. Deddy Sitorus, Ketua DPP PDIP sekaligus anggota dewan dari fraksinya, pernah mengusulkan hal ini pada Desember 2024. Saat itu, Deddy mempertimbangkan agar Polri di bawah Kemendagri untuk mencegah intervensi dalam pemilu.
Dia juga menyoroti berbagai masalah internal yang sempat mencuat, mulai dari kasus narkoba, keributan di dalam tubuh Polri sendiri, hingga tragedi Ferdy Sambo.
“Apakah kita ingin seperti ini, lembaga Polri yang menjadi benteng masyarakat sipil?” tanyanya waktu itu.
Deddy menegaskan bahwa usulannya bukan bermotif politik, tapi lebih menyangkut profesionalisme Polri. Namun, terlepas dari niatnya, usulan itu kini tampaknya sudah menemui jalan buntu. Setidaknya, tujuh fraksi di Komisi III DPR RI sudah menyatakan penolakan yang keras. Wacananya, untuk saat ini, sepertinya sudah tak lagi mendapat pijakan.
Artikel Terkait
KPK Selidiki Gus Alex, Diduga Jadi Pipa Aliran Dana Travel Haji ke Kemenag
Menteri Lingkungan Hidup Bongkar Lubang Korupsi di Balik Gunungan Sampah
Darurat Sampah Merata, Menteri KLHK Soroti Denpasar dan Tangsel
Saksi Bongkar Setoran Non-Teknis untuk Biaya Dinas Luar Negeri Atasan