Refly juga tak yakin perkara Roy Suryo akan sampai ke tahap pembuktian keaslian ijazah di pengadilan, seperti yang sempat diungkapkan Mahfud MD.
Namun begitu, proses hukum yang berjalan tak secepat penanganan kasus Bambang Tri atau Gus Nur dulu, juga jadi indikasi lain melemahnya posisi Jokowi. Apalagi sorotan media yang tak pernah padam. Sedikit saja ada perkembangan atau kejanggalan, langsung jadi bahan pembahasan.
Pengakuan Rektor UGM dan hasil survei yang menyebut mayoritas publik percaya ijazah itu asli, ternyata tak banyak mengurangi rasa penasaran orang. Malah, makin banyak ijazah pembanding yang muncul termasuk dari teman-teman seangkatan Jokowi dan detailnya tak terlalu klop.
Memang, terbitnya SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sempat menunjukkan bahwa kekuatan Jokowi masih ada. Tapi efek dominonya justru berbalik. Banyak pengamat yang awalnya netral malah jadi bertanya-tanya: kok bisa SP3 dikeluarkan semudah itu?
Meski secara teknis perlu uji kertas dan tinta, pertanyaan publik justru lebih sederhana sekaligus mendasar: apa benar foto di ijazah itu adalah Jokowi?
Pertanyaan itu seperti menggemakan seloroh Rocky Gerung di awal kasus: "Ijazahnya asli, tapi orangnya nggak." Hebat juga, ya, sindirannya itu.
(Direktur ABC Riset & Consulting)
Artikel Terkait
Kembali Diperiksa KPK, Bos Maktour Bantah Ikat Rombongan Presiden
Makan Gratis Prabowo: Investasi Gizi atau Manuver Politik Menuju 2029?
JPO Daan Mogot Ditambal Darurat Usai Viral di Medsos
Gempa Dangkal M 2,6 Guncang Mandailing Natal Pagi Ini