Hujan deras yang tak henti-hentinya mengguyur Jakarta ternyata menyisakan masalah yang lebih dari sekadar genangan. Jalanan ibukota kini dipenuhi lubang menganga, ancaman tersembunyi bagi para pengendara. Aspal di berbagai titik terkelupas, meninggalkan rongga dengan kedalaman beragam yang siap menerkam roda kendaraan.
Ambil contoh Jalan MT Haryono pada Minggu (25/1) lalu. Meski arus kendaraan terbilang lengang, para pengendara terpaksa melaju pelahan, berkelit menghindari jebakan di aspal. Arif, seorang pemuda 26 tahun, merasakan langsung betapa mengerikannya kondisi itu.
“Kalau saya pikir ini karena selama ini ya, pas hujan-hujan di Jakarta ini. Itu biasanya enggak ada bolong-bolong, tapi setelah hujan-hujan ini banyak yang bolong gitu,” ujarnya.
“Saya juga baru sadar kadang lagi jalan pakai motor, tiba-tiba jeglong kayak gitu. Motor juga jadi apa ya, cepet rusak kayaknya ya,” lanjut Arif.
Bagi dia, dampaknya ternyata berlapis. Bukan cuma perjalanan jadi tak nyaman, tapi juga kantong yang bisa jebol.
“Shockbreaker saya juga kemarin hampir, katanya sampai harus diganti. Kayak gitu. Cuma karena belum ada duit, ya soalnya mahal ya jadi nantilah gitu. Itu sih, sampai rusak shockbreaker,” tuturnya.
Nah, masalahnya, MT Haryono cuma satu dari sekian banyak titik kritis. Dari pantauan di lapangan, jalan berlubang juga bertebaran di kawasan Kuningan, Pancoran, Cawang, hingga flyover Pisangan. Ukuran dan kedalamannya beragam, dan beberapa justru bersembunyi di lajur tengah atau kanan spot yang paling berbahaya.
Korban Mulai Berjatuhan
Bahaya itu akhirnya tak cuma jadi ancaman. Di flyover Pisangan, sebuah lubang di lajur kanan sudah memakan korban. Seorang pengendara motor dikabarkan jatuh setelah menghantam lubang tersebut, kejadian yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.
Artikel Terkait
Jembatan Bolong dan Trotoar Hancur: Aksi Pencuri Fasilitas Publik Mengancam Warga Jakarta
IKN di Ujung Tanduk: Kota Megah atau Kota Hantu?
Gelar Bergelimpang, Dompet Menipis: Ironi Lulusan Perguruan Tinggi
Panik di Internal PSI: Ahmad Ali Buru-buru Klarifikasi Soal Gibran Lawan Prabowo