Sebelumnya, jenazah menjalani serangkaian proses di Politeknik AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dari sana, dibawa menuju rumah duka di Perum PWS, Tigaraksa.
Identifikasi jenazah Capt Andy sendiri baru rampung pada Jumat (23/1). Jenazahnya terdaftar dengan kantong bernomor PM 62.B.11 dan AM 010. Dia adalah salah satu korban dalam tragedi pesawat IAT yang jatuh di kawasan Maros, Sulawesi Selatan, itu.
Kini, di TPU Ranca Sadang, perjalanan panjang seorang pilot yang mencintai profesnya itu telah berakhir. Tinggal kenangan dan kesetiaannya yang dikenang oleh mereka yang ditinggalkan.
Artikel Terkait
Kesabaran dan Sampah di Ujung Joran: Kisah Memancing di Kali Angke
Rekaman Ponsel Bongkar Versi Resmi, Penembakan ICE di Minneapolis Picu Gelombang Kemarahan Nasional
Sembilan RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Mulai Mengungsi
Dokter Tifa Sebut Kasus Ijazah sebagai Penipuan Terbesar dalam Sejarah