Tangis haru dan duka menyelimuti pemakaman Capt Andy Dahananto. Pilot berusia 58 tahun itu akhirnya dimakamkan di TPU Ranca Sadang, Tigaraksa, Tangerang, pada Minggu (25/1) siang. Ia adalah salah satu korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep.
Suasana hening sesekali pecah oleh isak. Prosesi pemakaman dihadiri oleh keluarga, sahabat, dan rekan-rekan seprofesi dari dunia penerbangan. Kementerian Kelautan dan Perikanan, tempat almarhum mengabdi, turut menggelar upacara perpisahan sebelum jenazah diturunkan ke liang lahat.
Menurut sahabatnya, Capt Djarot, jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 11.00 WIB.
Dia menggambarkan Andy sebagai sosok yang sangat loyal, terutama dalam dunia penerbangan. Karakternya itulah yang diyakini membawanya pada posisi direktur hingga akhir hayat.
Artikel Terkait
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Sebut Kondisi Keamanan dan Politik Tak Memungkinkan
BMKG Imbau Waspada Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sebagian Besar Sulsel
Israel Lancarkan Serangan Besar ke Basis Hizbullah di Beirut, Balasan Roket Mendarat di Utara
PSG Hajar Chelsea 5-2 dalam Laga Spektakuler Babak 16 Besar Liga Champions