Menyambut arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, PT Pelni Cabang Jakarta sudah bersiap. Mereka mengerahkan sembilan kapal penumpang yang berhome base di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kapal-kapal ini nantinya akan melayani rute ke berbagai penjuru Nusantara.
Kepala PT Pelni Cabang Jakarta, Antonius Lumban Gaol, membeberkan kesiapan armadanya. "Kami punya satu kapal berkapasitas 3.000 penumpang, enam kapal muat 2.000, dan dua kapal lagi untuk 1.000 penumpang. Semuanya siap melayani mudik tahun ini," ujarnya, seperti dikutip Antara, Kamis (12/3/2026).
Nama-nama kapal itu pun disebutkan: KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Tidar, KM Kelud, KM Bukit Raya, KM Ngappulu, dan KM Kelimutu.
Nah, soal keselamatan, Antonius menegaskan semua kapal sudah menjalani 'ramp check' atau uji kelaikan menyeluruh. Pengecekan ketat ini dilakukan oleh Inspektur Kelautan dari Kantor KSOP.
"Ramp check ini mencakup semuanya, mulai dari dokumen, peralatan navigasi, sampai komunikasi," jelasnya.
Tak cuma itu, pemeriksaan mesin dan peralatan keselamatan juga rutin dilakukan dua kali setahun. Waktunya selalu di puncak musim ramai, seperti jelang Lebaran dan Nataru. Di sisi lain, pemeliharaan besar tahunan atau annual docking juga sudah dilaksanakan. Tujuannya satu: memastikan kapal benar-benar prima untuk mengantar penumpang.
"Alhamdulillah, hasilnya seluruh kapal ini dinyatakan laik melaut dan beroperasi," kata Antonius menegaskan.
Untuk rutenya, sembilan kapal ini akan melayani perjalanan ke sejumlah pelabuhan. Mulai dari barat seperti Belawan dan Batam, lalu ke tengah seperti Ambon dan Kupang, hingga ke wilayah timur di Papua. Namun begitu, untuk arus mudik ke wilayah barat, kapal-kapal sudah lebih dulu bertolak dari Tanjung Priok. Mereka baru akan kembali ke Jakarta setelah masa arus balik usai.
"Kami berkomitmen penuh. Siap melakukan layanan mudik dan mengantarkan penumpang selamat sampai tujuan," tegas Antonius.
Sebelumnya, Pelni juga menggaungkan program diskon pemerintah. Ada potongan harga menarik yang sayang untuk dilewatkan.
“Ada potongan 30 persen dari tarif dasar untuk keberangkatan periode 11 Maret sampai 5 April 2026,” katanya.
Kabar baiknya, hingga Rabu kemarin, kursi untuk pelayaran ke Indonesia Timur masih tersedia di Tanjung Priok.
“Pelayaran dari sini ke Ambon, Makassar, hingga Papua masih bisa dipesan,” pungkas Antonius.
Artikel Terkait
Trump Dievakuasi Usai Penembakan di Makan Malam Wartawan, Langsung Kaitkan dengan Perang Iran
Danlanal Tarempa Tutup Persami KKRI, 96 Pelajar di Anambas Dibekali Kedisiplinan dan Wawasan Maritim
Polisi Amankan Suami di Depok Usai Istri Lapor KDRT, Korban Alami Luka Lebam
Kiandra Ramadhipa Cetak Kemenangan Dramatis di Seri Perdana Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026