Metode Mama Papa Cetak Ribuan Anak Cinta Al-Qur’an di Bogor

- Senin, 24 November 2025 | 21:10 WIB
Metode Mama Papa Cetak Ribuan Anak Cinta Al-Qur’an di Bogor

Sabtu lalu, suasana Masjid Baitussalam di Vila Nusa Indah 5, Ciangsana, Kabupaten Bogor, tampak berbeda. Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dari ratusan anak kecil memenuhi ruangan. Mereka adalah peserta Lomba Membaca Al-Qur’an yang digelar Yayasan Muslim Sinar Mas Land.

Acara pada 22 November 2025 ini jadi puncak dari Program Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) yang sudah berjalan cukup lama. Tak tanggung-tanggung, 150 anak dari 55 TPA/TPQ seputar Kota Wisata Cibubur turut serta. Mereka dibagi dalam tiga kelompok umur: 6-8 tahun, 9-10 tahun, dan 11-12 tahun.

Yang menarik, semua peserta menggunakan metode Mama Papa dalam membacanya. Metode ini dikenal lebih sederhana dan mudah diingat anak-anak, terutama untuk mengenal huruf hijaiyah dan tajwid.

Kepala Desa Ciangsana, H. Udin Saputra, tak menyembunyikan rasa syukurnya.

"Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Muslim Sinar Mas Land atas konsistensinya menghadirkan program pembelajaran Al-Qur’an yang berdampak nyata bagi masyarakat. Selain dapat meningkatkan kemampuan anak-anak dalam membaca Al-Qur’an, kegiatan pelatihan hingga lomba membaca Al-Qur’an ini diharapkan dapat memperkuat pendidikan keagamaan di lingkungan desa kami. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Ciangsana dan sekitarnya."

Di sisi lain, Bambang Setiawan selaku Ketua Yayasan Muslim Sinar Mas Land menjelaskan bahwa program BBQ ini adalah bentuk nyata kepedulian perusahaan. Menurutnya, program ini tak hanya sekadar lomba, tapi punya tujuan lebih dalam.

"Kami berharap melalui kegiatan ini, generasi muda semakin mencintai Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari."

Program BBQ sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak 2018. Dalam perjalanannya, hampir seribu ustaz dan guru mengaji telah mendapat pelatihan cara cepat membaca Al-Qur’an. Mereka dilatih intensif selama tiga bulan dengan buku panduan dan alat peraga.

Metode Mama Papa yang digunakan merupakan inisiasi Ustaz Muhammad Talim. Pendekatannya simpel tapi efektif, membuat anak-anak lebih cepat paham.

Dampaknya cukup signifikan. Lebih dari 4.000 murid TPA dan 944 guru ngaji di berbagai wilayah proyek Sinar Mas Land sudah merasakan manfaatnya. Mulai dari BSD City, Kota Wisata Cibubur, hingga Grand City Balikpapan.

Yang tak kalah penting, program ini menciptakan efek berkelanjutan. Kualitas pendidikan Islam meningkat, guru-guru ngaji lebih terberdayakan, dan ukhuwah Islamiyah di masyarakat menguat.

Ke depan, Yayasan Muslim Sinar Mas Land berkomitmen memperluas jangkauan program ini. Tak hanya di wilayah operasional mereka saat ini, tapi ke berbagai daerah lain di Indonesia.

Harapannya jelas: mencetak generasi muda yang tak hanya pinter baca Al-Qur’an, tapi juga punya akhlak mulia dan karakter kuat. Generasi yang bisa menebar kebaikan dalam kesehariannya.

Lomba itu sendiri berjalan meriah. Para pemenang mendapat apresiasi berupa hadiah dengan total belasan juta rupiah. Tapi yang lebih berharga tentu semangat mereka dalam mempelajari kitab suci.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar