Bayangkan tahun 2051. Sebuah robot eksplorasi, jauh di antariksa, menemukan artefak aneh. Dari situlah cerita dimulai, mengungkap kisah planet Star Y dan dua manusia yang diikat oleh sesuatu yang lebih dari sekadar takdir biasa. Itulah inti dari drama China Affinity, sebuah serial yang menggabungkan romansa dengan fiksi ilmiah dalam latar masa depan yang memukau.
Hubungan itu terjalin antara Wu Nong Yu, gadis dengan hati lembut, dan Xie Xin Xu, pria jenius dengan logika dingin dan kecenderungan antisosial. Namun, ikatan mereka bukanlah hal yang sederhana. Cerita kemudian menyelami masa lalu mereka yang ternoda trauma dan rahasia gelap.
Pertemuan kembali mereka terjadi lima tahun setelah sebuah kasus tragis. Saat ini, Nong Yu telah berubah menjadi mahasiswa pascasarjana di bidang rekayasa genetika. Sementara Xie Xin Xu tetap sama: cerdas, dingin, dan tertutup. Pertemuan inilah yang memicu segala-galanya, membuka luka lama dan memulai rangkaian peristiwa penuh ketegangan emosional.
Di sisi lain, hubungan mereka memang sulit dijelaskan. Rasanya seperti ada ikatan yang melampaui perasaan biasa, sesuatu yang dalam dan hampir primal. Ketertarikan mereka perlahan mengaburkan batas antara obsesi, penebusan, dan mungkin cinta sejati. Dan di balik sikap rasional Xie Xin Xu, tersimpan sisi gelap yang perlahan-lahan terkuak seiring berjalannya cerita.
Mereka pun berusaha mengungkap kebenaran misteri genetika yang menyatukan mereka. Affinity pada dasarnya mengeksplorasi konflik abadi antara emosi dan insting. Serial ini mempertanyakan batas tipis antara kemanusiaan dan ciptaan ilmiah, serta makna cinta di dunia yang sudah begitu jauh diubah oleh sains.
Artikel Terkait
Irjen Johnny Eddizon Isir, Mantan Ajudan Jokowi, Kini Pimpin Divisi Humas Polri
Bola Padel: Rahasia di Balik Pantulan dan Tekanan Udara
Gubernur Jabar Tegaskan Relokasi Warga Pasirlangu Usai Longsor Tewaskan 10 Jiwa
Diplomasi RI Bergerak Cepat Dampingi Remaja Terlilit Kasus ISIS di Yordania