Kota Yogyakarta sendiri tak luput dari amukan alam. Setidaknya tujuh titik di beberapa kemantren seperti Mergangsan dan Kotagede mengalami kerusakan. Enam pohon tumbang, sebuah tempat usaha terdampak, dan satu tower rusak. Kabar yang agak meredakan datang dari Bantul, di mana hanya satu pohon tumbang di Banguntapan tanpa ada laporan korban jiwa.
Lantas, apa penyebabnya? Ternyata, angin kencang ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang tak biasa. Fenomena ini dipengaruhi oleh keberadaan siklon tropis di luar wilayah Indonesia.
“Hal ini diakibatkan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis “Luana” di Sekitar Pantai Barat Laut Australia, sehingga dataran yang bertopografi yang cukup tinggi berpotensi terdampak oleh angin kencang tersebut,”
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, memaparkan bahwa cuaca ekstrem ini berpotensi bertahan hingga tiga hari ke depan. Situasi yang patut diwaspadai.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 3,05%, Analis Soroti Support Kunci yang Jebol
Mentan Amran Gelar Ramadan Tanpa Sekat, Bagikan Bantuan ke 500 Penerima
DPR Dorong Sekolah Siapkan Guru Hadapi Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Penyiraman Aktivis KontraS