Sabtu lalu, Yogyakarta diguncang angin kencang. Bukan angin biasa, tapi teriakan kencang yang menggoyang atap dan merontokkan daun-daun. Wilayah seperti Pakem di Sleman merasakan dampaknya cukup kuat, dengan tiupan yang bikin was-was.
Menurut Warjono, Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, cuaca ekstrem ini punya kaitan dengan sebuah pusaran badai jauh di sana.
Jadi, biang keroknya adalah Siklon Tropis Luana yang berpusat di lepas pantai Australia. Efeknya merambat, mengacak-acak pola angin di lapisan atas, dan akhirnya menghantam daerah dengan topografi tinggi. Alam memang punya cara kerja yang rumit.
Artikel Terkait
Angkot Tua Bogor Harus Musnah, Wali Kota Tak Beri Kompromi
Angin Kencang di Sleman Tumbangkan Pohon, Kakek dan Cucu Tewas Tertimpa
Malaysia Tahan Dukungan untuk Dewan Perdamaian Gaza, Tuntut Jaminan Nyata
Dua Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Proyek Jalan Ungasan