Sabtu lalu, Yogyakarta diguncang angin kencang. Bukan angin biasa, tapi teriakan kencang yang menggoyang atap dan merontokkan daun-daun. Wilayah seperti Pakem di Sleman merasakan dampaknya cukup kuat, dengan tiupan yang bikin was-was.
Menurut Warjono, Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, cuaca ekstrem ini punya kaitan dengan sebuah pusaran badai jauh di sana.
Jadi, biang keroknya adalah Siklon Tropis Luana yang berpusat di lepas pantai Australia. Efeknya merambat, mengacak-acak pola angin di lapisan atas, dan akhirnya menghantam daerah dengan topografi tinggi. Alam memang punya cara kerja yang rumit.
Artikel Terkait
Once Mekel Dorong Keseimbangan Hak Cipta dan Akses Publik dalam Revisi UU
Batu Karst Pundo Siping, Kejutan Alam Fotogenik di Tengah Lahan Kering Jeneponto
Komisi VIII DPR Pastikan Persiapan Haji 2026 Berjalan, Arab Saudi Belum Beri Penjelasan Resmi
Remaja Makassar Gelar Patroli Sahur dengan Kostum Pengantin Adat