Video pendek yang diduga merekam suasana sebuah klub malam di Cirebon tiba-tiba membanjiri linimasa media sosial. Durasi rekamannya cuma sekitar setengah menit, tapi dampaknya luar biasa. Dalam waktu singkat, video itu memicu gelombang perdebatan dan kecemasan di kalangan warga.
Suasananya terlihat khas: lampu berkedip, musik menghentak. Yang menjadi sorotan, beberapa pria terlihat sedang menari. Gerakan mereka dinilai banyak yang tak lazim, bahkan beberapa tampak berinteraksi intim dengan sesama jenis. Rekaman itulah yang kemudian memicu spekulasi.
Banyak netizen yang langsung mencapnya sebagai "pesta LGBT". Label itu, terlepas dari benar atau tidaknya, semakin memanaskan situasi dan memperdalam keresahan di masyarakat Cirebon.
Merespon hal ini, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar akhirnya angkat bicara. Dia membenarkan bahwa polisi sedang menyelidiki video yang diduga kuat melanggar norma kesusilaan tersebut.
kata Eko Iskandar, Jumat (23/1/2026).
Artikel Terkait
Once Mekel Dorong Keseimbangan Hak Cipta dan Akses Publik dalam Revisi UU
Batu Karst Pundo Siping, Kejutan Alam Fotogenik di Tengah Lahan Kering Jeneponto
Komisi VIII DPR Pastikan Persiapan Haji 2026 Berjalan, Arab Saudi Belum Beri Penjelasan Resmi
Remaja Makassar Gelar Patroli Sahur dengan Kostum Pengantin Adat