Galaksi Vol. 5: Mahasiswa Unisa Yogya Sajikan Menu Kritik untuk Program Makan Bergizi

- Jumat, 23 Januari 2026 | 14:54 WIB
Galaksi Vol. 5: Mahasiswa Unisa Yogya Sajikan Menu Kritik untuk Program Makan Bergizi

Rabu lalu, Gedung Social Militaire di Taman Budaya Yogyakarta ramai. Bukan pertunjukan seni biasa yang digelar, melainkan pameran karya mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta bertajuk Galaksi Volume 5. Di sini, mereka memajang beragam hasil kerja: jurnalistik, visual, hingga film pendek. Semuanya berpusat pada satu tema besar: Gastronomi.

Nah, gastronomi ini dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Ketua Panitia, Ilyas Abdurrahman, konsep itu mewakili perjalanan panjang makanan, dari bahan mentah sederhana hingga jadi sajian bernilai. Pendekatan ini dirasa pas untuk mengupas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang jadi objek kajian utama tahun ini.

“MBG adalah program besar, tetapi tentu tidak steril dari persoalan. Di situ mahasiswa masuk, membaca celah, lalu menyampaikannya lewat karya,”

ujar Ilyas.

Jadi, pameran ini lebih dari sekadar display karya. Ia jadi ruang belajar untuk menguliti kebijakan publik, melihat praktik di lapangan, dan meraba dampaknya bagi orang banyak.

Karya yang ditampilkan pun beragam sudut pandangnya. Ada yang menyoroti kualitas gizi dan tata kelola, tak luput juga dari kasus keracunan atau efisiensi anggaran. Dampak program terhadap usaha kantin sekolah dan tenaga kerja juga jadi bahan perbincangan.

“Tidak semua karya bernada negatif. Ada juga yang menampilkan sisi positif MBG. Tapi sebagai mahasiswa, sikap kritis tetap harus dijaga,”

tambah Ilyas.

Acara berlangsung hidup. Pengunjung disuguhi rangkaian karya lintas medium. Dari foto-foto produk makanan bergizi karya angkatan 2025, yang tak cuma visual tajam tapi juga dilengkapi narasi. Lalu, ada peluncuran Com.23 Magazine, majalah jurnalistik mendalam dari angkatan 2023 yang mengupas MBG dari banyak sisi: kantin sekolah, peran SPPG, sampai soal sampah makanan.


Halaman:

Komentar