Banjir Bekasi Meluas, Puluhan Ribu Warga Terdampak
Kondisi Bekasi makin parah. Hujan deras yang tak henti-hentinya sejak pagi Jumat (23/1) membuat banjir meluas ke berbagai penjuru, baik di kota maupun kabupaten. Aktivitas warga pun lumpuh total. Dari data yang berhasil dihimpun, sedikitnya ada 20 kecamatan yang tergenang air, merendam ribuan rumah penduduk.
Menurut keterangan Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, situasi ini dipicu luapan sungai dan sistem drainase yang sudah tak sanggup lagi menampung air hujan. "Berdasarkan data sementara, banjir berdampak pada 31 desa di 13 kecamatan," ujarnya.
Dia menambahkan, "Total warga terdampak sebanyak 21.260 orang dan 270 warga terpaksa mengungsi karena rumahnya tidak memungkinkan untuk ditempati."
Kabarnya, genangan tertinggi terjadi di Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin. Air mencapai ketinggian 110 sentimeter, bahkan lebih. Dua desa lain, Sukabakti dan Sukamanah, juga terendam hampir satu meter. Warga di sana benar-benar tak bisa beraktivitas. Sebagian terpaksa dievakuasi dengan perahu karet.
Wilayah lain yang ikut terendam antara lain Muara Gembong, Babelan, Tarumajaya, hingga Cikarang Utara. BPBD setempat sudah menyiapkan lima titik pengungsian darurat. Evakuasi difokuskan pada kelompok rentan: orang tua, anak-anak, dan ibu-ibu.
Artikel Terkait
Gus Ipul Dorong Penerima Bansos Jadi Pemilik Koperasi
Penyidik Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia di SCBD
Banjir Setinggi Lutut Lumpuhkan Arus Daan Mogot, Kendaraan Terpaksa Putar Balik
Pasca Banjir, Inisiatif Sedekah 1 Juta Al-Quran Pulihkan Suara Mengaji di Sumatera