Banjir Bekasi Rendam 20 Kecamatan, 21 Ribu Warga Terdampak

- Jumat, 23 Januari 2026 | 11:30 WIB
Banjir Bekasi Rendam 20 Kecamatan, 21 Ribu Warga Terdampak

Yang cukup memprihatinkan, banjir ini tak cuma menerjang permukiman. Sektor pertanian ikut kolaps. Sekitar 3.908 hektare lebih sawah terendam. Bisa dibayangkan kerugiannya. Gagal panen mengancam. Belum lagi laporan tanah longsor di Desa Serang, Kecamatan Setu, yang turut memperburuk keadaan.

Sementara itu, di Kota Bekasi, keadaan tak kalah kacau. Tujuh kecamatan kebanjiran, mulai dari Rawalumbu, Pondok Gede, hingga Bekasi Barat. Iman Setia Gunawan, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, menyebut hujan dengan intensitas sedang-lebat sebagai biang keroknya.

"Sejak pagi terjadi hujan yang mengakibatkan genangan di sejumlah wilayah. Saat ini petugas masih melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan," jelas Iman.

Perumahan seperti Taman Narogong Indah, Bumi Bekasi Utara, hingga Duta Kranji dilaporkan tergenang air setinggi 5 hingga 80 sentimeter. Di Pondok Gede, petugas terpaksa mengerahkan lima unit pompa air untuk menguras genangan. Ada juga laporan atap rumah roboh di Kali Abang Rorotan, untungnya tak ada korban jiwa.

Akibatnya, tujuh orang dari dua kepala keluarga terpaksa mengungsi ke Aula Kelurahan Kali Baru. Penanganan darurat kini melibatkan banyak pihak, dari petugas gabungan sampai relawan.

Melihat situasi yang belum stabil, BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada. Potensi hujan susulan masih besar. Masyarakat diharap menghindari genangan dalam dan segera melapor ke Call Center 112 jika keadaan darurat.


Halaman:

Komentar