Dari pantauan di lapangan, ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai lutut orang dewasa, sekitar 40 sampai 50 sentimeter. Tentu saja ini bikin was-was, terutama bagi mereka yang rumahnya paling dekat dengan sungai.
Namun begitu, ada kabar yang masih bisa disyukuri.
“Alhamdulillah, sementara ini belum ada warga yang mengungsi. Namun kami tetap siaga karena jika hujan turun lagi, risikonya jelas lebih besar,” katanya lagi, menegaskan.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah desa sudah mengeluarkan imbauan. Warga diminta untuk waspada penuh, mengamankan dokumen dan barang berharga, serta sebisa mungkin menjauhi aliran sungai. Pemdes bersama warga juga terus bergantian jaga, memantau naik-turunnya air. Mereka siap ambil langkah lebih lanjut jika situasi ternyata memburuk.
Artikel Terkait
Prabowo di Davos: Tanpa Pendidikan yang Memadai, Negara Bisa Gagal
Kiper Raihan Alfariq Dihukum Seumur Hidup Usai Tendangan Brutal di Liga 4
Angke Hulu Siaga 1, 132 RT di Jakarta Terendam Banjir
Sindikat Oplosan Gas Elpiji di Palembang Digerebek, Untung Hampir Rp4 Juta Sehari