Dari pantauan di lapangan, ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai lutut orang dewasa, sekitar 40 sampai 50 sentimeter. Tentu saja ini bikin was-was, terutama bagi mereka yang rumahnya paling dekat dengan sungai.
Namun begitu, ada kabar yang masih bisa disyukuri.
“Alhamdulillah, sementara ini belum ada warga yang mengungsi. Namun kami tetap siaga karena jika hujan turun lagi, risikonya jelas lebih besar,” katanya lagi, menegaskan.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah desa sudah mengeluarkan imbauan. Warga diminta untuk waspada penuh, mengamankan dokumen dan barang berharga, serta sebisa mungkin menjauhi aliran sungai. Pemdes bersama warga juga terus bergantian jaga, memantau naik-turunnya air. Mereka siap ambil langkah lebih lanjut jika situasi ternyata memburuk.
Artikel Terkait
Mantan Kekasih Diamankan Diduga Tewaskan Mahasiswi di Dumai
Ketua Komisi VIII Tak Sadar Ada Upaya Pengkondisian Pansus Haji oleh Yaqut
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan