Menurut penuturannya, kondisi Jalan Narogong memang rawan. Lubangnya besar dan dalam. Lalu lintasnya padat dengan truk-truk bertonase besar yang lalu lalang, memperparah kerusakan yang ada. Faktor utamanya? "Lampu PJU di sini mati," tegasnya. Korban kecelakaan malam itu sendiri dikabarkan baru pulang kerja sekitar tengah malam dari arah Cileungsi. Dalam keadaan lelah dan gelap, lubang itu mustahil dihindari.
Insiden ini terjadi Senin dini hari (19/1). Korban mengalami luka serius, motornya pun rusak. Tapi baru setelah videonya viral, respons datang.
Petugas Dinas PUPR Kota Bekasi akhirnya turun ke lokasi pada Selasa malam. Beberapa titik lubang ditambal dengan metode tutup sulam. Tapi langkah darurat ini justru memantik kritik. Banyak yang menilai cara seperti ini cuma solusi sementara, ibarat menutup luka tanpa mengobati infeksinya.
Geraldy menyuarakan harapan yang sebenarnya sederhana. "Harapannya jangan nunggu ada korban dulu, jangan nunggu viral dulu, baru diperbaiki."
Sebuah harapan yang, sayangnya, masih sering hanya jadi harapan di banyak tempat.
Artikel Terkait
Dua Bintang Tersangka untuk Bupati Pati
Delapan Pabrik di Jabodetabek Disetop Operasi Cerobongnya Gara-gara Asap Hitam
Ironi di Balik Status ASN: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Jatuh Lebih Rendah dari Honorer
Di Pasar Nostalgia Surabaya, Barang Loak Berubah Jadi Harta Karun