Penggeledahan money changer ini cuma satu bagian dari puzzle yang sedang disusun Kejagung. Sebelumnya, mereka sudah menyambangi kantor dan rumah pejabat Bea Cukai. Beberapa saksi juga sudah diperiksa, meski identitasnya belum diumumkan ke publik.
Lantas, bagaimana tanggapan institusi yang terkait? Budi Prasetiyo dari DJBC menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan. Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa punya komentar menarik.
Purbaya menyebut para eksportir dalam kasus ini "terbilang cukup cerdik". Namun begitu, dia tak mau menjabarkan lebih jauh apa maksudnya. Yang jelas, dia menegaskan adanya koordinasi dengan Kejagung dan tak akan ada perlindungan bagi yang bersalah.
Kasus ini berawal dari ekspor POME, limbah cair hasil pengolahan minyak sawit. Di dalamnya terkandung senyawa organik yang sebenarnya bisa diolah jadi energi terbarukan. Tapi, alih-alih dimanfaatkan, ekspornya malah dikelilingi dugaan korupsi yang rumit. Penyidikan masih terus bergulir, dan kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Wabup Bone Bahas Nasib Tenaga Honorer Pertanian dengan Kementan
Menhan: Status Siaga Satu TNI untuk Jamin Rasa Aman, Bukan untuk Dikhawatirkan
BPJS Kesehatan Makassar Tetap Buka Layanan Administrasi Selama Libur Lebaran
Nastar hingga Kue Kacang: Kisah di Balik Kue Kering Wajib Lebaran