Arab Saudi baru saja mendapat kabar menggembirakan dari sektor pertambangannya. Awal tahun 2026 ini, perusahaan raksasa Ma'aden mengumumkan temuan sumber daya emas baru yang sangat signifikan. Jumlahnya mencapai 7,8 juta ons, sebuah angka yang bikin mata berbinar. Kalau dirupiahkan, nilainya bisa menyentuh Rp570 triliun, atau sekitar 36 miliar dolar AS.
Menariknya, emas-emas baru ini tidak berasal dari satu titik saja. Penemuannya tersebar di empat wilayah utama di Kerajaan. Di Mansourah Massarah, ada tambahan bersih sekitar 3 juta ons. Sementara itu, Wadi Al Jaww memberikan kontribusi perdana sebesar 3,08 juta ons. Dua wilayah lain, yaitu Uruq 20/21 dan Umm As Salam, bersama-sama menambahkan sekitar 1,67 juta ons ke dalam perhitungan.
Kalau dilihat dari skalanya, ini bukan sekadar temuan biasa. Banyak yang bilang, ini salah satu penambahan sumber daya mineral terbesar yang pernah terjadi di Arab Saudi dalam beberapa dekade terakhir. Makanya, gaungnya cukup keras.
Artikel Terkait
90 WNI Dievakuasi dari Pusat Scamming Myanmar, Akhirnya Pulang ke Tanah Air
Netanyahu Batal ke Davos, Dicekal Surat Penangkapan ICC
Noe Letto Buka Suara: Jadi Tenaga Ahli Kemhan untuk Eksperimen Transparansi
Prabowo dan Raja Charles Sepakati Restorasi 57 Taman Nasional Indonesia