jelas keterangan resmi itu.
Di lapangan, kerja tim KBRI tak kenal henti. Pendataan dan asesmen berjalan terus. Mereka juga sudah mulai menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) secara masif bagi yang administrasinya lengkap. Bagi yang sakit, sudah dirujuk ke rumah sakit. Empat orang bahkan dilaporkan sudah pulang ke Indonesia secara mandiri pada Selasa lalu.
Untuk mempercepat proses kepulangan massal ini, koordinasi dengan otoritas Kamboja diperketat. Mulai dari kepolisian hingga imigrasi. Mereka sedang menyelesaikan mekanisme keringanan denda overstay dan percepatan izin keluar.
KBRI juga punya imbauan mendesak. Bagi WNI yang sudah berhasil keluar dari lokasi penipuan tapi masih bersembunyi di Kamboja, segeralah melapor. Di sisi lain, masyarakat diimbau waspada. Sekarang ini banyak beredar penipuan yang mengatasnamakan KBRI.
“KBRI Phnom Penh akan terus memprioritaskan pelindungan WNI dan memastikan kepulangan ke tanah air berjalan aman, tertib, dan secepat mungkin,”
tegas pernyataan tersebut. Upaya mereka jelas sebuah kerja maraton, dan garis finisnya adalah tanah air.
Artikel Terkait
Mahfud MD Pertanyakan Efektivitas dan Dorong Evaluasi Keterlibatan Indonesia di Board of Peace
Warga Pekalongan Kirim Karangan Bunga Dukungan untuk KPK Usai Bupati Ditahan
Amran: Swasembada Beras Tercapai dalam Setahun, Dukung Ribuan Warga Sulsel Buka Puasa
DPR Desak Pemerintah Pastikan Stok BBM dan Kesiapan Transportasi untuk Mudik Lebaran 2026