Di sisi lain, Cak Islah tampaknya lebih bersemangat lagi. Dalam podcast itu, pembelaannya pada Gus Yaqut berbalut serangan tajam ke mantan Presiden ke-7. Baginya, Jokowi mustahil tidak tahu. "Omong kosong saja, kalau Jokowi tak tahu. Hanya tipuan kelas tinggi, bila Jokowi tak tahu apa-apa," begitu kira-kira semangat ocehannya.
Bahkan, ia melontarkan tuduhan lebih spesifik. Menurut Cak Islah, Jokowilah yang melarang Gus Yaqut menghadiri rapat Pansus Haji DPR. Alih-alih ke Senayan, Gus Yaqut justru ditugaskan ke Perancis untuk menghadiri acara yang seharusnya diisi Prabowo selaku Menhan. "Acara Menteri Pertahanan dihadiri Menteri Agama," tanya Cak Islah retoris.
Namun begitu, teriakan mereka yang berusaha menyeret nama Jokowi ke pusaran kasus ini langsung dihadang KPK. Lewat Budi Prasetyo, lembaga antirasuah itu seperti tak memberi ruang sama sekali. Bola liar yang dilempar Cak Islah dan Gus Yaqut segera dibuang jauh-jauh. Kini, KPK yang turun tangan mengklarifikasi. Situasinya berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya, di mana relawan kerap turun lebih dulu. Kali ini, mereka langsung ambil alih.
Penulis: Erizal
Artikel Terkait
Makan Bergizi Gratis: Antara Harapan di Pesantren dan Bayang-bayang Keracunan
Kepala Desa Sragen Mandi di Kubangan Jalan Rusak, Aksi Spontan yang Jadi Protes
Tim SAR Taklukkan Tebing dan Kabut, Evakuasi Korban Kedua dari Reruntuhan Pesawat
Ingatan Mei 1998 Diuji di Meja Hijau, Menteri Digugat Atas Penyangkalan