Mulai Jumat depan, DAMRI punya kabar baru buat para traveler. Mereka resmi meluncurkan rute langsung dari Jakarta ke Bali. Tiketnya dibanderol mulai dari Rp590 ribu, tapi siap-siap saja kalau mau berangkat saat puncak liburan seperti Lebaran. Harganya bisa naik.
General Manager Damri Cabang Jabodetabek, Nardi, mengonfirmasi hal ini. "Untuk rute Jakarta-Denpasar tarif normalnya sekitar Rp590.000," katanya.
Namun begitu, dia menambahkan, "Saat periode Lebaran biasanya ada kenaikan sekitar 10 persen sampai 20 persen." Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah media gathering di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Jadwalnya sudah ditetapkan. Keberangkatan dari Jakarta dilakukan setiap Jumat jam 4 sore dari Stasiun DAMRI Kemayoran. Sementara dari Denpasar, bus akan meluncur setiap Minggu, juga pukul 16.00 waktu setempat.
Yang menarik, perjalanan ini bukan cuma soal titik awal dan akhir. Sepanjang jalur, penumpang bisa memanfaatkan konektivitas antar kota. Bayangkan saja, rutenya melewati Cirebon, Semarang, lalu ke Probolinggo dan Banyuwangi, sebelum akhirnya menyeberang ke Bali.
Agus Hari Survijanto, SVP Komersial dan Pengembangan Usaha Damri, menjelaskan lebih detail. Perjalanan darat lintas pulau ini menghubungkan Jakarta dan Denpasar dengan jarak tempuh sekitar 1.150 km. Mereka akan memanfaatkan jalur Tol Trans Jawa, lalu menyambung dengan penyeberangan dari Ketapang ke Gilimanuk.
"Rute baru yang kami launching ini adalah dari Jakarta ke Denpasar, dan ini direct," tegas Agus. "Selama ini kami hanya sampai Banyuwangi."
Nah, untuk perjalanan sejauh itu, kenyamanan tentu jadi prioritas. Damri melengkapi bus-busnya dengan berbagai fasilitas pendukung. Ada layanan makan selama di perjalanan, kamera keamanan, dan tentu saja port pengisian daya buat isi ulang baterai gadget.
Bayangkan, dalam satu kali perjalanan pulang-pergi, armada ini harus menempuh jarak sekitar 2.400 km. Makanya, pengelolaan jadwal, kesiapan pengemudi, dan perawatan kendaraan jadi hal yang krusial. Semuanya harus dipastikan berjalan mulus demi menjaga kualitas layanan.
Di sisi lain, Damri berkomitmen menjaga standar mereka. Mulai dari kondisi armada, ketepatan waktu, sampai kenyamanan penumpang selama di jalan. Perjalanan lintas pulau bukan main-main, butuh persiapan ekstra.
Pada akhirnya, layanan baru ini diharapkan bisa memberi lebih banyak pilihan bagi masyarakat. Sekaligus, tentu saja, memperkuat jaringan transportasi darat antar kota, bahkan antar pulau.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Dapat Apresiasi PM Australia Atas Ekspor Pupuk Urea 250 Ribu Ton
China Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Bangun Industri Hilir Unggas di Aceh
Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang atas Permintaan Pakistan, Blokade Tetap Berjalan
Iran Tegas: Tak Ada Perundingan dengan AS Selama Blokade Pelabuhan Berlanjut