Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata setempat mengambil langkah strategis dengan memperkuat tata kelola objek wisata yang berbasis pada partisipasi masyarakat lokal. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mendongkrak kesejahteraan ekonomi warga, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan budaya yang telah menjadi ciri khas daerah tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard Nahumury, mengungkapkan bahwa pihaknya terus menggencarkan berbagai program untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sektor pariwisata. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengadakan pelatihan tata kelola objek wisata yang menyasar sepuluh kampung adat di wilayah Kota Jayapura.
“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan dan budaya setempat,” kata Nahumury.
Menurut dia, langkah ini diambil sebagai bentuk dorongan agar masyarakat lokal lebih aktif berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata. Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas kelompok sadar wisata, atau Pokdarwis, menjadi prioritas utama. Kelompok-kelompok ini diharapkan mampu menciptakan destinasi wisata yang aman dan bersih, sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung.
“Melalui pengelolaan yang profesional, sektor ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat kampung,” tegasnya.
Sementara itu, Nahumury menambahkan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kota Jayapura. Tujuannya adalah mewujudkan pariwisata yang berdaya saing, menarik, dan berkelanjutan.
“Karena penataan destinasi wisata sangat penting untuk mengoptimalkan potensi daerah, sehingga kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam menata destinasi wisata menjadi lebih baik,” ujarnya.
Artikel Terkait
MPR dan PPI Kaltim Gelar Lomba Baris-Berbaris untuk Tanamkan Nilai Kebangsaan di Tengah Era Digital
Pria di Mamuju Tengah Bacok Istri dan Anak Pakai Parang, Polisi Duga Pelaku Alami Gangguan Jiwa
Warga Depok Heboh Temuan Diduga Mayat Bayi di Bawah Flyover, Ternyata Bangkai Kucing
Israel Cegat Dua Proyektil dari Lebanon di Tengah Kebuntuan Gencatan Senjata dengan Hizbullah