Pidato Erdogan yang menyentuh soal persaudaraan di tengah konflik.
Dalam sebuah pidato yang cukup emosional, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajukan pertanyaan yang menusuk. Ia mempertanyakan mengapa darah sesama manusia begitu mudah dipertaruhkan. "Bukankah darah seorang Arab haram bagi seorang Kurdi?" tanyanya. "Dan darah seorang Kurdi haram bagi seorang Turki?"
Suasana hening sejenak. Erdogan lalu melanjutkan dengan nada yang lebih lembut, penuh penekanan.
"Orang Kurdi adalah saudara kita. Orang Arab adalah saudara kita."
Ia kemudian menyebut berbagai kelompok yang sering menjadi sumber ketegangan di wilayahnya. "Orang Sunni, Syiah, Alawi – bukankah mereka darah daging kita, saudara dan saudari kita?"
Artikel Terkait
Depresi Usai Dipalak Miliaran, Ibu Rumah Tangga Loncat dari Kapal Feri
Forum Advokasi Soroti KUHP Baru dan Kasus Ijazah Palsu di Tengah Gelombang Kriminalisasi
Coki Pardede dan Malam Kelam yang Berujung Rehabilitasi
Adaptasi Live Action 5 Centimeters Per Second Segera Hangatkan Bioskop Indonesia