Wali Kota Madiun, Maidi, akhirnya tiba di Gedung KPK Jakarta pada Senin malam. Jam sudah menunjukkan pukul 22.35 WIB ketika ia sampai, usai terjaring dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di wilayah kerjanya sendiri.
Dari pantauan di lokasi, Maidi terlihat memakai jaket biru dan topi, sambil membawa sebuah tas jinjing. Ia sempat berhenti sejenak, memberikan keterangan singkat kepada para wartawan yang sudah menunggu. Namun, tak lama kemudian, ia memilih langsung masuk ke dalam gedung untuk menjalani pemeriksaan.
Operasi senyap KPK ini sendiri digelar lebih dulu di Kota Madiun, di hari yang sama. Hasilnya, tim penyidik berhasil mengamankan 15 orang. Setelah melalui pemeriksaan awal, sembilan orang diantaranya, termasuk Maidi, dibawa ke Ibu Kota untuk proses lebih lanjut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, lewat keterangan tertulisnya, mulai membuka tabir. Menurutnya, OTT ini berkaitan dengan dugaan praktik korupsi.
“Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” ujar Budi.
Artikel Terkait
Kompolnas Pastikan Remaja Tewas di Makassar Akibat Tembakan Polisi
Pagar Proyek Sekolah Rakyat di Takalar Roboh, Diduga Akibat Pondasi Lemah
Pemerintah Buka Pendaftaran Tiket Kapal Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
Istri Kasat Narkoba Toraja Utara Mohon Maaf dan Keringanan Hukuman di Sidang Etik