Wali Kota Madiun, Maidi, akhirnya tiba di Gedung KPK Jakarta pada Senin malam. Jam sudah menunjukkan pukul 22.35 WIB ketika ia sampai, usai terjaring dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di wilayah kerjanya sendiri.
Dari pantauan di lokasi, Maidi terlihat memakai jaket biru dan topi, sambil membawa sebuah tas jinjing. Ia sempat berhenti sejenak, memberikan keterangan singkat kepada para wartawan yang sudah menunggu. Namun, tak lama kemudian, ia memilih langsung masuk ke dalam gedung untuk menjalani pemeriksaan.
Operasi senyap KPK ini sendiri digelar lebih dulu di Kota Madiun, di hari yang sama. Hasilnya, tim penyidik berhasil mengamankan 15 orang. Setelah melalui pemeriksaan awal, sembilan orang diantaranya, termasuk Maidi, dibawa ke Ibu Kota untuk proses lebih lanjut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, lewat keterangan tertulisnya, mulai membuka tabir. Menurutnya, OTT ini berkaitan dengan dugaan praktik korupsi.
“Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” ujar Budi.
Artikel Terkait
Ibadah Minggu Berakhir Tragis: 163 Jemaat Diculik Bandit di Kaduna
Detak Hati di Lereng Bulusaraung: Saat Tim SAR Menemukan Korban Kedua di Dahan Pohon
Kiai-Kiai Cirebon Desak PBNU: Pecat Kader Tersangka Korupsi Sekarang Juga
Wali Kota Madiun Diamankan KPK, Tegaskan Komitmen Membangun di Depan Wartawan