"Duuaarrrr ternyata eggi sudjana bo'ong 🤣🤣
Gitu kok PD amat menganalogikan dirinya sebagai Nabi Musa, emang Nabi Musa tukang bo'ong dan doyan menjilat?
Untungnya ES dan DamaiHariLubis ini pinter ayat² Alqur'an buat jadi tameng kelakuan busuk mereka 😆"
Kutipan di atas adalah satu dari banyak reaksi warganet yang beredar, menangkap ironi dari dua versi cerita yang bertolak belakang itu.
Jadi, ada dua narasi yang saling bertubrukan. Di satu sisi, penyangkalan langsung dari Eggi. Di sisi lain, ada pengakuan dari pengacaranya sendiri yang justru mengonfirmasi hal yang dibantah itu. Situasi yang memang bikin geleng-geleng.
Bang Edy, melalui ulasannya, sepertinya ingin menegaskan soal konsistensi dan kejujuran publik. Baginya, fakta dari saksi langsung dalam hal ini kuasa hukum sulit untuk diabaikan begitu saja.
Persoalannya sekarang, versi mana yang bisa dipegang? Ini jadi pertanyaan yang mengambang, terutama bagi publik yang mengikuti perkembangan kasus ini. Yang jelas, perbedaan pernyataan ini menambah daftar panjang drama politik yang kerap berbalut kontroversi.
Artikel Terkait
Zaman Dajjal Kecil: Saat Kebenaran dan Kepalsuan Tak Lagi Bisa Dibedakan
Duka di Rumah Masa Kecil Yoga, Korban Pesawat Hilang Kontak
Di Balik 790 Mata yang Menatap: Kisah Shelter Bekasi yang Jadi Harapan Terakhir Kucing Jalanan
Iran Buka Suara: 5.000 Jiwa Melayang dalam Gelombang Protes Terbesar Sejak Revolusi