Selebaran Uang untuk Suamiku, Potret Keteguhan di Dinding yang Sunyi

- Minggu, 18 Januari 2026 | 06:20 WIB
Selebaran Uang untuk Suamiku, Potret Keteguhan di Dinding yang Sunyi

Narasi duka ini kemudian disandingkan dengan sebuah ayat. Sebuah pengingat tentang keyakinan yang mungkin menghibur mereka yang ditinggalkan.

وَلَا تَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ قُتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمْوَٰتًۢا ۚ بَلْ أَحْيَآءٌ عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ

"Jangan sekali-kali kamu mengira orang yang gugur di jalan Allah itu mati. Mereka hidup. Di sisi Tuhan mereka, mereka diberi rezeki."

Begitulah. Dari sebuah selebaran yang dijatuhkan dari langit, hingga potret di dinding yang menjadi saksi bisu sebuah keteguhan. Semuanya berakhir dalam sekejap, meninggalkan cerita yang lebih panjang dari usia dinding tempat perlindungan itu sendiri.


Halaman:

Komentar