Nah, Pratikno sendiri ditunjuk sebagai Ketua Tim Pengarah satgas tersebut. Menurutnya, tugas satgas ini cukup berat. Mulai dari mengkoordinasi penyusunan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, sampai pemantauan dan evaluasi. Semua tahapan itu harus berjalan sinergis.
Dan yang tak kalah penting, Tim Pengarah wajib melaporkan perkembangannya langsung ke Presiden secara berkala.
“Sehingga nanti misi utamanya adalah mempunyai data tunggal dengan dashboard yang terintegrasi. Ini menjadi sesuatu yang sangat mendesak dilakukan Bu Kepala BPS supaya intervensinya akurat, akuntabilitasnya bisa dijaga maksimal,” jelas Pratikno lagi.
Dia menekankan, percepatan penyusunan Rencana Induk dan Rencana Aksi adalah kunci. Dokumen itulah yang nantinya jadi rujukan utama program di lapangan, termasuk dalam hal penentuan anggaran. Baik yang bersumber dari APBN maupun sumber-sumber lain yang sah.
Jadi, inti dari semua upaya ini sederhana: memastikan setiap langkah pemerintah tepat sasaran. Data akurat jadi landasan, agar bantuan yang turun benar-benar menyentuh kebutuhan, bukan sekadar memenuhi laporan.
Artikel Terkait
Sassuolo Kalahkan Atalanta 2-1 dalam Laga Sengit Penuh Kartu Merah
Mahfud MD: Fikih adalah Produk Ijtihad, Boleh Berbeda Tafsir
DBMBK Sulsel Sebut Curah Hujan Tinggi Penyebab Kerusakan Dini Jalan Hertasning Makassar
Kapolri Lantik Brigjen Totok Suharyanto Pimpin Kakortas Tipidkor