Jadi, apa yang terjadi? Menurut Pangdam, ada indikasi aktivitas dari kelompok tertentu yang bisa mengacaukan keamanan. Mereka berpotensi mengganggu stabilitas dan bikin acara nggak lancar. Yahukimo memang butuh perhatian, tapi kalau kondisinya belum benar-benar siap, lebih baik ditunda dulu.
Di sisi lain, Amrin menegaskan bahwa komitmen pemerintah pusat untuk membangun Yahukimo sama sekali tidak goyah. Niat kunjungan itu tetap ada, hanya waktunya saja yang akan diatur ulang. Tunggu sampai situasi benar-benar kondusif dan aman.
Pengumuman ini disampaikan Amrin di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak. Ia tampil didampingi dua pejabat tinggi: Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolda Papua Irjen Pol Petrus Patrige R. Renwarin. Kehadiran mereka mempertegas bahwa soal keamanan ini ditangani serius oleh semua pihak.
Artikel Terkait
Minibus Tercebur ke Irigasi di Lampung Timur, 4 Korban Dilarikan ke RS
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Makassar 2-3 Maret 2026
BEM UGM Sebut Kemarahan ke Prabowo Akumulasi Kritik yang Tak Didengar
Prakiraan Hujan Ringan Dominan di Sulsel Besok, Waspada Angin Kencang