Jadwal Imsak dan Buka Puasa Makassar 2-3 Maret 2026

- Senin, 02 Maret 2026 | 16:00 WIB
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Makassar 2-3 Maret 2026

Bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, mengetahui waktu imsak dan berbuka itu krusial. Tanpa patokan waktu yang tepat, tentu ibadah bisa jadi kurang sempurna. Nah, yang perlu diingat, jadwal ini nggak seragam di semua tempat. Tiap daerah punya waktunya sendiri-sendiri, bergantung pada posisi geografis, dan tentu saja berubah sedikit setiap harinya.

Nah, buat warga Makassar dan sekitarnya yang butuh panduan, ini dia jadwal untuk dua hari ke depan di bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Panduan Waktu Imsak dan Buka Puasa Makassar

Kita ambil rujukan dari data resmi Bimas Islam Kementerian Agama RI. Untuk hari Senin, 2 Maret 2026, atau tanggal 15 Ramadan, warga Makassar bisa berbuka puasa pada pukul 18.22 WITA.

Lalu, untuk memulai puasa di hari Selasa, 3 Maret 2026 (16 Ramadan), waktu imsak-nya jatuh pada pukul 04.43 WITA. Jadi, persiapkan sahur sebelum waktu itu ya.

Sebagai gambaran lengkap, berikut jadwal imsakiyah untuk hari ke-15 dan 16 Ramadan tersebut, mencakup juga waktu salat wajib.

Jadwal imsakiyah Makassar hari ke-15 dan 16 Ramadan 1447 H. Sumber: Bimas Islam Kemenag RI.

Menyempurnakan Ibadah dengan Niat

Selain jaga waktu, niat adalah pondasi. Seperti dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia, berikut lafal niat puasa Ramadan yang bisa diucapkan dalam hati:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya kurang lebih: Aku berniat puasa besok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, semata karena Allah Ta'ala.

Doa Saat Berbuka, Penutup yang Manis

Menjelang azan Maghrib, selain rasa lega, ada sunnah yang indah untuk diamalkan. Rasulullah SAW punya doa khusus saat membatalkan puasa. Dalam riwayat Ibnu Umar yang dicatat Abu Dawud, beliau biasa membaca doa ini:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى.

Dzahabaẓ-ẓama’u wabtallatil-‘urūqu wa tsabatal-ajru in syā’aLlâhu ta‘âlâ.

Maknanya dalam: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah."

Doa singkat ini mengingatkan kita pada nikmat sekaligus tujuan akhir dari semua lelahnya menahan diri: ridho dan ganjaran dari-Nya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar