Janice Tjen: Sejarah Baru Tenis Indonesia dan Perjalanan Menuju Grand Slam
Dari Peringkat 413 ke Top 53 Dunia dalam Kurang dari Setahun
Indonesia kembali memiliki bintang tenis dunia yang bersinar terang. Janice Tjen, petenis putri berusia 23 tahun, berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah tenis Indonesia dengan meraih gelar tunggal WTA pertama dalam 23 tahun terakhir.
Prestasi Gemilang: Dua gelar WTA beruntun di Chennai Open 2025 dan Jinan Open 2025 mengantarkan Janice sebagai penerus Angelique Widjaja yang terakhir kali mencatatkan prestasi serupa pada 2002.
Lonjakan Peringkat Spektakuler: Dari posisi 413 dunia di Januari 2025 menuju Top 53 WTA dalam waktu kurang dari satu tahun - melonjak lebih dari 300 peringkat.
Dalam pertemuan eksklusif di Klub Kelapa Gading, tempatnya biasa berlatih, Janice tampil dengan aura tenang namun penuh tekad. Sorot matanya yang tajam mengisyaratkan determinasi yang tak mudah goyah.
Profil Singkat: Tiga Kata untuk Janice Tjen
Menurut kamu, tiga kata apa yang bisa mendeskripsikan dirimu dan kenapa?
"Strong, passionate, curious." Janice menjelaskan: "Karena aku memang passionate tentang tenis, dan strong itu karena aku beberapa kali ada momen ingin menyerah di karier ini. Tapi sampai sekarang aku tetap melanjutkan. Lalu curious, karena aku selalu penasaran gimana caranya terus improve dan jadi lebih baik."
Melewati Momen Kritis
Momen apa yang bikin kamu sempat berpikir mau menyerah aja?
"Di saat-saat tertentu, semua atlet pasti mengalami masa frustrasi ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai harapan, meski sudah kerja keras, latihan, dan melakukan semua yang kita pikir perlu untuk berkembang, tapi hasilnya belum terlihat."
Hal apa yang saat itu membuat kamu batal menyerah?
"Yang pasti orang-orang terdekat seperti orang tua, teman-teman, dan pelatih. Mereka terus memotivasi aku dan percaya bahwa aku bisa, tetap mampu bersaing, dan tetap bisa menjalankan karier ini."
Menjadi Pembuat Sejarah
Apa perasaan kamu bisa menjadi seorang history maker?
"Pastinya bangga ya, apalagi bisa membawa nama Indonesia kembali ke stage dunia di nomor single. Semoga ke depannya makin banyak teman yang bisa menemani aku di stage-stage besar itu."
"Dan memang sejak kecil, salah satu mimpi aku adalah bisa bermain di Grand Slam. Tapi aku juga nggak menyangka bisa secepat ini, karena aku baru mulai fully turning pro di pertengahan tahun. Nggak nyangka dalam satu setengah tahun aku sudah bisa tampil di Grand Slam."
Filosofi dan Prinsip Hidup
Apa the best advice yang pernah kamu terima?
"Ada dua: expect the unexpected, dan know you, be you, stay you."
"Kalau know you, be you, stay you, itu artinya di keadaan apa pun, kita harus tetap tahu siapa diri kita dan tetap jadi diri sendiri, jangan berubah hanya karena situasi lagi berat atau kita lagi down."
Menemukan Kesenangan di Tengah Disiplin Tinggi
Gimana cara kamu membuat karier ini tetap terasa menyenangkan?
"Ya pastinya orang-orang terdekat kita, mulai dari pelatih sampai teman-teman di tour. Untungnya, pelatih aku adalah orang yang membuat aku benar-benar enjoy kerja bareng dia."
"Kita juga sering bercanda, tapi kalau lagi latihan ya tetap serius. Setelah latihan, baru balik lagi ke bercanda dan ngobrol-ngobrol. Jadi semuanya terasa lebih enjoyable buat aku."
Inspirasi dan Role Model
Siapa sosok role model kamu dan kenapa?
"Role model aku pastinya Ashley Barty, pemain tenis Australia yang sekarang sudah nggak aktif. Aku suka banget sama sosoknya. Game style dia itu unik banget dan beda dari pemain lainnya."
"Dari situ, aku banyak belajar dan mencontoh gaya mainnya. Melihat dia, aku jadi merasa ada harapan kalau bermain dengan style seperti itu, kita juga bisa bersaing."
Pesan Inspiratif Janice: "Artinya, kita itu bisa. Bukan berarti kalau kita dari Indonesia lalu jadi nggak bisa. Selama kita percaya dan punya kemauan, kita tetap bisa."
Artikel Terkait
Syuting Film Netflix Lisa BLACKPINK di Kemang Berjalan Sunyi Tanpa Diketahui Warga
Timo Tjahjanto Kecam Erzalul Octa Azis, Serukan Proses Hukum atas Dugaan Pelanggaran Etika Penyutradaraan
Inara Rusli Ungkap KTP dan Media Sosial Insanul Fahmi Proyeksikan Diri Sebagai Lajang
MNC University dan Pemkot Sukabumi Bahas Kerja Sama Beasiswa untuk Dongkrak SDM