Minibus Tercebur ke Irigasi di Lampung Timur, 4 Korban Dilarikan ke RS

- Senin, 02 Maret 2026 | 16:15 WIB
Minibus Tercebur ke Irigasi di Lampung Timur, 4 Korban Dilarikan ke RS

LAMPUNG TIMUR – Sebuah insiden kecelakaan yang cukup seru terjadi di Sekampung, Lampung Timur, pada Senin (2/3/2026). Sebuah minibus berpenumpang tiga orang tercebur ke dalam saluran irigasi. Kejadian ini langsung viral, terutama setelah proses penyelamatannya yang dramatis terekam kamera.

Dalam video yang beredar luas, suasana benar-benar mencekam. Minibus putih itu sudah hampir tenggelam di arus irigasi yang deras. Yang bikin hati terenyuh, seorang pengendara motor yang kebetulan lewat langsung berhenti. Tanpa pikir panjang, dia loncat ke air. Dengan susah payah, berhasil juga ia menarik satu per satu penumpang dari mobil yang mulai terendam itu.

Lalu, bagaimana ceritanya sampai mobil bisa nyemplung ke irigasi?

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, minibus dari arah Lampung Tengah itu melaju cukup kencang. Sang pengemudi rupanya ingin menyalip kendaraan di depannya. Nahas banget. Dari arah berlawanan, tiba-tiba muncul tiga sepeda motor sekaligus. Jarak sudah terlalu mepet, tabrakan pun tak terelakkan.

Benturan keras itu membuat minibus kehilangan kendali. Setelah menabrak salah satu motor, mobil itu pun meluncur tak terkendali dan akhirnya terjun bebas ke saluran irigasi di pinggir jalan.

Akibatnya, empat orang harus dilarikan ke rumah sakit. Dua korban mengalami luka-luka ringan. Sayangnya, dua orang lainnya kondisinya lebih parah dan harus segera menjalani operasi. Semua korban diketahui merupakan warga Lampung Timur.

Kanit Gakum Satlantas Polres Lampung Timur, Iptu Mulyadi, menyatakan pihaknya masih menyelidiki tuntas kasus ini.

"Peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih memastikan penyebab pasti kecelakaan dan akan memberlakukan tindakan tegas jika terbukti terdapat pelanggaran lalu lintas,"

ujarnya.

Untuk saat ini, mobil yang sudah jadi rongsokan itu akhirnya berhasil dievakuasi dari dasar irigasi. Proses pengumpulan keterangan saksi-saksi di lokasi masih terus dilakukan polisi untuk mengungkap kronologi sebenarnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar