Di Balik Rekor Penjualan Tiket, Film Indonesia Terbelah Dua: Pemenang Besar dan yang Gugur Tanpa Suara

- Selasa, 13 Januari 2026 | 18:00 WIB
Di Balik Rekor Penjualan Tiket, Film Indonesia Terbelah Dua: Pemenang Besar dan yang Gugur Tanpa Suara

2025 menjadi tahun bersejarah bagi bioskop Indonesia. Dua kali, rekor film terlaris sepanjang masa tumbang. Euforia pun melanda, menandai betapa ramainya penonton kita tahun itu.

Tapi, di balik angka-angka gemilang itu, ada cerita lain yang tak kalah penting. Angga Dwimas Sasongko, sutradara dan produser, membagikan data yang cukup mencengangkan. Ternyata, dari total lebih dari 120 juta tiket yang laris manis sepanjang tahun, sekitar 21 juta di antaranya hanya datang dari dua judul film saja. Dua film itu benar-benar menyedot perhatian.

Artinya apa? Artinya, puluhan film lainnya harus berebut sisa penonton. Persaingan di layar bioskop makin ketat, dan dampaknya langsung terasa. Banyak film cuma bisa bertahan sebentar, lalu hilang begitu saja sebelum sempat ditemukan penontonnya.

Menurut analisis Suka Nonton Film (SNF), kondisi ini disebut sebagai penurunan "win rate". Produksi film memang makin banyak, penonton secara total juga naik. Tapi kesuksesan komersialnya, sayangnya, cuma berpusat pada segelintir judul. Sebagian besar lainnya terperosok dalam diam.

"Ini bukan soal iri pada film yang sukses besar," ujar Dio dari SNF.

"Ini soal menyadari bahwa semakin banyak film yang dibuat, justru semakin sedikit yang benar-benar punya ruang untuk bernapas dan bertahan."


Halaman:

Komentar