Tukang Servis Elektronik di Deli Serdang Raih Kemandirian Berkat Bantuan Motor Roda Tiga

- Minggu, 08 Februari 2026 | 16:45 WIB
Tukang Servis Elektronik di Deli Serdang Raih Kemandirian Berkat Bantuan Motor Roda Tiga

MURIANETWORK.COM - Seorang tukang servis elektronik keliling di Deli Serdang, Sumatera Utara, kini bisa kembali beraktivitas dengan lebih mandiri berkat bantuan motor roda tiga dari program pemerintah. Muhammad Sapi'i (62), yang akrab disapa Pi'i, merasakan langsung manfaat program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial setelah bertahun-tahun berjuang dengan keterbatasan mobilitas dan ekonomi.

Perjuangan Hidup Seorang Tukang Servis Keliling

Setiap hari, Pi'i berkeliling di Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, dengan cara berjalan yang khas. Meski memiliki keterbatasan fisik, semangatnya untuk bekerja tak pernah padam. Keahliannya dalam memperbaiki elektronik telah diasah sejak remaja, mengikuti jejak sang ayah saat usianya baru menginjak 15 tahun.

Namun, perjalanan hidupnya penuh tantangan. Empat tahun silam, kondisi ekonomi yang sulit dan kebutuhan mendesak untuk berobat memaksanya menjual becak motor yang menjadi tulang punggung mobilitas usahanya. Kendaraan itu sebelumnya ia andalkan untuk mengangkut peralatan dan barang elektronik pelanggan.

"Becak itu saya jual buat berobat. Mau gimana lagi, waktu itu kondisi betul-betul susah," kenangnya dalam sebuah keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).

Rintangan Setelah Kehilangan Kendaraan

Setelah kesehatannya pulih dan panggilan servis dari warga kembali berdatangan, Pi'i justru menghadapi rintangan baru. Tanpa kendaraan pribadi, ia terpaksa menyewa angkutan orang lain untuk mendukung pekerjaannya. Hal ini menggerogoti penghasilannya yang rata-rata Rp130 ribu per hari. Sebagian besar pendapatan itu harus ia sisihkan untuk biaya sewa, menyisakan nominal yang tak seberapa untuk kebutuhan hidupnya dan ketiga anaknya.

"Kadang yang tersisa enggak banyak. Tapi ya disyukuri saja, yang penting masih bisa kerja," ucapnya dengan nada pasrah.

Harapan Baru dari Bantuan ATENSI

Garis terang akhirnya muncul ketika Pi'i ditetapkan sebagai penerima manfaat bantuan ATENSI berupa motor roda tiga dari Sentra Insyaf Medan. Sorak kegembiraan jelas terpancar di wajahnya saat pertama kali menerima dan mencoba kendaraan barunya di halaman sentra tersebut. Bantuan yang diterimanya pada 30 Januari 2026 itu bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebuah solusi yang mengubah tata kelola usahanya.

"Alhamdulillah, sekarang enggak perlu sewa lagi. Ini sangat membantu saya," ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Dengan motor roda tiga itu, Pi'i kini bisa berkeliling menjemput dan mengantar barang servisan tanpa terbebani biaya tambahan. Ia berharap, efisiensi yang didapatkannya ini dapat meningkatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya ke depan, sekaligus menjadi bukti bahwa dukungan yang tepat sasaran mampu mengembalikan kemandirian dan semangat bekerja para penyandang disabilitas.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar