Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penyemprotan Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih

- Minggu, 08 Februari 2026 | 18:10 WIB
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penyemprotan Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih

Kejadian itu sungguh mengerikan. Tiga siswa SMK di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, tiba-tiba disiram air keras oleh sekelompok pelaku yang tak mereka kenal. Yang lebih mencengangkan, aksi brutal ini diduga dilakukan secara acak, tanpa alasan yang jelas. Menurut penyelidikan sementara, para pelaku ternyata juga pelajar, tapi dari sekolah yang berbeda dengan korban.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, sudah mengantongi identitas ketiga terduga pelaku. Ia mengaku telah melihat rekaman CCTV yang kini viral itu.

"Ketiga pelakunya belum kita amankan, tapi kita sudah kantongi terduganya. Masih perlu diverifikasi lagi ya,"

kata Roby, Minggu (8/2/2026).

Namun begitu, Roby masih menutup rapat identitas mereka. Alasannya, penyelidikan masih berlangsung intensif. "Belum bisa disebutkan sekarang, ini kan masih penyelidikan," ucapnya singkat.

Di sisi lain, salah satu orang tua korban sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Dari tiga korban, satu di antaranya mengalami luka dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Sekarang posisinya sudah di rumah. Kemarin sempat dirawat sebentar, tapi habis itu sudah pulang,"

tutur Roby menjelaskan kondisi korban.

Video aksi penyiraman itu sendiri menggemparkan media sosial. Terekam jelas, peristiwa terjadi Jumat sore sekitar pukul empat, di Jalan Cempaka Raya. Tiga pelajar berseragam, berboncengan satu motor, terlihat berhenti sebentar di pinggir jalan sebelum akhirnya melaju.

Saat berpapasan dengan sekelompok pelajar lain yang juga boncengan tiga dari arah berlawanan, situasi berubah drastis. Motor pelaku sengaja menyerempet kendaraan korban, dan dalam sekejap, sebuah cairan dari botol kemasan disiramkan ke arah mereka.

Cairan itu mengenai korban. Sementara itu, ketiga pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi, menghilang di tengah keramaian jalan.

Polisi menduga kuat cairan itu adalah air keras, meski jenis pastinya masih menunggu hasil laboratorium. "Kalau air kerasnya model apa, kita belum cek lab. Nanti kita bisa ngomong kalau hasil lab sudah keluar," pungkas Roby menutup penjelasan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar