Presiden Prabowo Dorong Swasembada Pangan Meluas ke Komoditas Non-Beras

- Rabu, 08 April 2026 | 21:15 WIB
Presiden Prabowo Dorong Swasembada Pangan Meluas ke Komoditas Non-Beras

Rapat kerja pemerintah berlangsung cukup lama di Istana Negara, Rabu siang hingga malam. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pertemuan yang dihadiri oleh seluruh jajaran Kabinet Merah Putih, para pejabat eselon satu, dan para direktur utama BUMN. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, rapat yang berdurasi sekitar empat jam itu diisi dengan arahan dan apresiasi dari presiden.

Prasetyo, yang ditemui usai pertemuan, menjelaskan detilnya.

"Tadi selama kurang lebih 4 jam Bapak Presiden memimpin rapat kerja pemerintah yang kali ini dari unsur eksekutif lengkap sampai level eselon satu. Mulai dari Menteri, Wakil Menteri, Kepala Badan, Wakil Kepala Badan, kemudian sampai ke Dirjen, Sekjen maupun Irjen semua kementerian,"

ujarnya kepada para wartawan.

Intinya, Prabowo mengucapkan terima kasih atas kerja keras selama satu setengah tahun terakhir. Dia menilai sejumlah program pemerintah sudah menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Namun begitu, pesan utamanya adalah dorongan untuk bekerja lebih giat lagi. "Lebih cepat, lebih produktif, dan lebih efisien," kata Prasetyo menirukan pesan presiden. Itulah makna dari pertemuan panjang tadi, tegasnya: mengurangi kebocoran dan terus meningkatkan kinerja.

Di sisi lain, ada satu poin khusus yang ditekankan. Presiden mendorong agar capaian swasembada pangan tidak hanya bertahan, tapi juga ditingkatkan. Soalnya, keberhasilan yang terlihat signifikan saat ini baru pada komoditas beras. Target ke depannya adalah memperluas swasembada ke komoditas pangan lain.

Termasuk di dalamnya adalah sumber protein.

"Nah kita ingin mencapai keberhasilan komoditas pangan semua selain beras termasuk protein. Protein salah satunya adalah yang berbasis dasar ikan. Maka betapa pentingnya program-program prioritas kerja pemerintah di bidang kelautan dan pangan,"

tutur Prasetyo menjelaskan fokus pemerintah ke depan. Rapat yang melelahkan itu pun ditutup dengan harapan agar semua jajaran eksekutif bisa menjalankan arahan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar