Nandang Sutisna tak menyembunyikan rasa kesalnya.
“Alasan saya sejalan dengan Pandji,” ujarnya. Ia mengaku jarang sekali merasa marah sedemikian hebat dalam urusan politik. Tapi naiknya Gibran Rakabuming Raka ke kursi wakil presiden dengan cara yang ia sebut “akrobatik” itu, benar-benar memantik amarah. Baginya, itu bentuk pelecehan terhadap republik yang ditegakkan dengan pengorbanan nyawa.
Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono punya sorotan yang lebih tajam. Ia menuding ada praktik membangun dinasti politik yang ia anggap sebagai masalah paling serius.
Artikel Terkait
Kementan Tegaskan Komitmen Jaga Peternak dan Pertahankan HET
APPSI Perkuat Peran Stabilisasi Harga Pangan Dukung Program Pemerintah
Dua Pria Bersenjata Celurit Rampok Minimarket di Palangka Raya
Lechumanan Desak Polisi Tahan Roy Suryo, Kubu Jokowi Serahkan ke Jalur Hukum