Menanggapi temuan ini, Dinkes Bali mengaku baru menerima hasil lab karena pengujian spesimen hanya bisa dilakukan di laboratorium rujukan nasional. Sepanjang 2025, mereka mengirim 126 sampel cairan saluran pernapasan. Dari kiriman sampel Oktober-November, hasilnya lima negatif dan dua positif super flu.
"Setiap pasien dengan gejala demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan yang dirawat di rumah sakit sentinel, kami ambil spesimennya. Kendalanya, hasilnya memang lama karena lab nasional melayani sampel dari seluruh Indonesia," ujar Ayu Raka.
Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, surat edaran telah dikirim ke seluruh jajaran, mulai dari kabupaten/kota, rumah sakit, hingga puskesmas dan klinik. Intinya, meningkatkan kewaspadaan, kesiapan sarana, dan sumber daya manusia.
Rujukan Utama: RSUD Wangaya dan Satu Puskesmas
Di sisi lain, langkah konkret sudah diambil. Dinkes Bali menyiapkan RSUD Wangaya dan Puskesmas I Denpasar Selatan sebagai pusat layanan influenza, atau yang disebut Sentinel ILI-SARI.
Setiap pasien yang dicurigai mengidap super flu akan dirujuk ke RSUD Wangaya. Yang penting, pasien akan langsung diisolasi begitu ada kecurigaan tanpa menunggu hasil lab untuk memotong rantai penularan.
"Kita tidak tergantung hasil laboratorium. Prinsipnya seperti memadamkan api di satu gedung hotel agar tidak menjalar ke ruangan lain. Langkah antisipasi ini kami ambil agar tidak sampai terjadi kejadian luar biasa," tegasnya.
Ayu Raka mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Soalnya, penyakit ini bukan hal baru. Kuncinya adalah kewaspadaan dengan pola hidup bersih dan sehat: istirahat cukup, minum air putih, olahraga teratur, dan diet seimbang.
"Kalau sudah merasa tidak enak badan, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat," pesannya menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Buka Puasa di Banjarmasin Hari Ini Pukul 18.43 WIB
KPK Tahan Pejabat Bea Cukai Terkait Kasus Suap dan Rp 5,19 Miliar di Apartemen
Es Teler Durian Jadi Primadona Buka Puasa di Makassar
Keong Rebus Jadi Primadona Buka Puasa di Banyumas, Penjualan Melonjak Drastis